Untuk Konsultasi dan Informasi Pendaftaran :(0354) 396 561
 

11 Peraturan Dasar dalam Belajar Grammar

11 Peraturan dasar dalam Belajar Grammar

11 Peraturan Dasar dalam Belajar Grammar – Banyak yang bilang bahwa grammar adalah aspek tersulit dalam belajar bahasa inggris. Padahal, grammar sangat penting untuk berkomunikasi dalam bahasa inggris. Dengan penataan kalimat yang benar, orang bisa mengerti apa yang kita tulis dan ucapkan. Meski sulit, bukan berarti grammar mustahil dikuasai. Buat sahabat kampung inggris yang juga lagi belajar grammar, kami akan membahas 11 peraturan dasar dalam belajar grammar yang bisa kamu gunakan sebagai panduan dalam menggunakan grammar bahasa inggris. So, gak perlu lagi deh terlalu khawatir kesulitan menguasai grammar. Apa saja aturan dasarnya? Cekidooot 🙂

1. Pola Kalimat S + V + O

Subject + Verb + Object bisa juga kita sebut kalimat aktif. Dalam bahasa Indonesia, kita mengenal ciri khas kalimat aktif dengan adanya kata kerja berawalan me- . Kebanyakan bahasa di dunia mulai dipelajari dengan menggunakan kalimat-kalimat aktif. Sama halnya dengan bahasa Inggris, formula S + V + O adalah peraturan yang sangat dasar dalam grammar. Sebuah kalimat sempurna atau kalimat independen minimal terdiri dari subjek (pelaku/doer) dan diikuti oleh verb (kata kerja). Contoh kalimat aktif:

  • Diana writes a letter / diana menulis surat
  • John did not like strawberry / john tidak suka stroberi
  • I ate meatball yesterday / saya makan bakso kemarin
  • Dad and shane are coming / ayah dan shane datang

2. Menghubungkan Dua Kalimat dengan Conjunction

Tidak selamanya kita akan membuat satu kalimat dengan satu ide pokok. Kadang, ada tulisan kompleks yang terdiri dari dua ide atau lebih. Akhirnya, kita harus menuangkannya dalam dua kalimat namun harus dijadikan satu. Nah, cara menyatukan dua ide tersebut yaitu dengan conjunction. Ada banyak jenis conjunction dalam bahasa inggris, salah satunya adalah coordinating conjunction yang bisa disingkat menjadi FANBOYS; For (untuk), And (dan), Nor (tidak juga), But (tetapi), Or (atau), Yet (tapi), So (jadi). Contohnya: “I don’t like jane, but she still comes to my home every day / saya tidak suka Jane, tapi dia masih datang ke rumah saya tiap hari”

3. Gunakan Koma untuk Menghubungkan Dua Kalimat

Selain menggunakann kata hubung atau conjunction, jangan lupakan juga koma yang ditempatkan sebelum conjunction. Contoh:

  • I didn’t see dina directly, nor did I call her / saya tidak ketemu langsung dengan dina, juga tidak meneleponnya
  • Windi sent me message twenty minutes ago, but I was still in bathroom / windi mengirim pesan pada saya 20 menit lalu, tapi saya masih di kamar mandi

4. Serial Comma

Apa itu serial comma? Yaitu koma yang digunakan untuk menghubungkan beberapa unit dalam satu list di satu kalimat. Serial comma ada di akhir, biasanya sebelum kata ‘and’. Contoh: “Vivi bought milk, bread and cheese / Vivi membeli susu, roti, dan keju”

5. Semicolon (Titik koma)

Tanda baca yang satu ini digunakan sebagai pengganti conjunction. Kadang, kita ingin menghubungkan dua ide yang sulit dihubungkan dengan conjunction. Untuk itu kita bisa menggunakan semicolon untuk memisahkan dua kalimat namun keduanya memiliki hubungan satu sama lain. Misalnya, “My mom always drinks a cup of tea every morning; It’s the best way to relax her mind / ibu saya selalu minum secangkir teh tiap pagi; ini adalah cara terbaik menenangkan diri”

6. Simple Present untuk Kegiatan Berulang-ulang

Simple present tense, dengan formula S + V1 +O, digunakan untuk kegiatan-kegiatan yang dilakukan berulang-ulang, bahkan menjadi kebiasaan. Selain kebiasaan, present tense juga digunakan fakta umum yang tidak bisa berubah. Misalnya tentang matahari: “The sun rises from the east / matahari terbit dari timur”

Contoh lainnya:

  • Jimmy usually walks to his office every morning / Mr. Jimmy biasanya berjalan ke kantornya tiap pagi
  • She writes online journal every weekend / dia menulis diary online tiap akhir pekan

7. Present Progressive untuk Kegiatan yang Sedang Berlangsung

Present progressive, atau juga biasa disebut present continuous, memiliki formula S + to be+ Ving + O. Digunakan untuk kegiatan yang sedang berlangsung saat ini. Tense ini yang paling mudah diingat karena memiliki ciri khas V-ing (misal: cleaning, buying, cooking, writing) dengan to be (is, am, are). Contoh:

  • I am studying english with my friends right now / saya sedang belajar bahasa Inggris bersama teman-teman sekarang
  • Dian and wida are bringing a heap of books to the classroom / dian dan wida sedang membawa setumpuk buku ke kelas

8. Past Tense untuk Waktu Lampau

Past tense digunakan untuk kegiatan yang terjadi di masa lampau, dan diketahui waktu spesifiknya seperti last night, yesterday, two hours ago. Ciri khas dari past tense adalah adanya verb menggunakan bentuk lampau dengan -ed untuk regular verb. Namun berhati-hati karena tidak semua verb hanya ditambah -ed. Misal, stop bukan menjadi stoped namun stopped. Sedangkan irregular verb memiliki bentuk tersendiri dalam bentuk lampau, seperti buy menjadi bought. Secara umum, formula past tense adalah: S + V2 + O. Contoh:

  • We had a farewell party for tiara last week / kami mengadakan pesta perpisahan untuk tiara minggu lalu
  • I called him five minutes ago / saya menelepon dia lima menit lalu

9. Present Perfect Tense untuk Kegiatan yang Belum Selesai

Present Perfect Tense dengan rumus S + Has/have + V3 + O digunakan untuk aktivitas yang belum selesai dalam suatu waktu. Present perfect juga bisa menerangkan kegiatan yang dilakukan di masa lampau namun waktunya tidak spesifik. Contoh:

  • I have drunk five bottles of mineral water today / saya sudah minum lima botol air putih hari ini
  • Dian has still not arrived, and John hasn’t answered my phone call till now / dian belum datang dan john tidak menjawab telpon saya sampai sekarang

10. Present Perfect Continuous untuk Kegiatan yang Berlangsung sejak Lampau hingga Saat Ini

Salah satu ciri continuous adalah adanya Verb-ing. Present perfect continuous memiliki rumus S + Has/have + V-ing + O. Digunakan untuk aktivitas yang dimulai sejak lampau dan hingga saat ini masih berlangsung. Contoh:

  • I have been waiting for him all day / saya masih menunggu dia seharian
  • I know that she has been here since three hours ago; She intended to see the chairman / saya tau bahwa dia berada di sini sejak tiga jam lalu; dia ingin bertemu dengan pak ketua

11. Past Perfect Tense untuk Kegiatan yang Lebih dulu Dilakukan

Ada kalanya kita menulis atau membicarakan dua kegiatan yang terjadi secara bergantian. Untuk itu, kita harus menggunakan past perfect tense untuk aktivitas yang pertama terjadi. Sedangkan aktivitas kedua menggunakan simple past tense. Rumus dari past perfect tense yaitu S + Had + V3 + O. Contoh:

  • She had left meeting room when I came in / dia sudah meninggalkan ruang rapat saat saya masuk
  • I couldn’t pay for the taxi because I had lost my purse before / saya tidak bisa bayar taksi karena sebelumnya saya menghilangkan dompet saya

Oke, itu dia 11 peraturan dasar dalam belajar grammar. Semoga bisa mempermudah sahabat semua ya. Keep learning!

Baca juga: Pentingnya Belajar Grammar

 

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

Berikan komentar

comments

 
 

More Posts in Belajar bahasa Inggris

 
 

Share this Post



 
 
 
 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *