Untuk Konsultasi dan Informasi Pendaftaran :(0354) 396 561
 

Aksen Dalam Bahasa Inggris

aksen dalam bahasa inggris

Aksen Dalam Bahasa Inggris – Seperti bahasa Indonesia, ternyata bahasa inggris tidak serta merta punya default yang biasa kita pelajari selama ini. Sederhananya, di Indonesia kita bisa melihat ada berbagai jenis bahasa daerah dan dari bahasa daerah tersebut ada lagi jenis-jenisnya. Misalnya bahasa jawa memiliki varian antara jawa tengah (solo), jawa ngapak (barlingmascakeb), jawa timur (surabaya), dan jawa timur pada umumnya. Ditambah lagi adanya bahasa-bahasa informal (atau yang biasa disebut bahasa gaul, atau alay) yang sekarang mulai menyaingi bahasa Indonesia versi EYD.

Mereka -para native speaker- khususnya di Britania (Inggris Raya) ternyata juga memiliki perbedaan gaya bicara (aksen), dialek, slang (bahasa gaul) di masing-masing daerah. Contohnya saja bahasa inggris yang tersebar di seluruh inggris, ada Irish english accent atau aksen bahasa inggris di Irlandia, Liverpudlian english accent (bahasa inggris di Liverpool), dan Welsh english accent di wales yang terkenal digunakan para penduduk kerajaan. Selain gaya bicara, aksen tersebut juga menentukan cara penulisan bahasa inggris. Perbedaan-perbedaan tersebut bukan untuk memisahkan satu negara menjadi banyak bahasa, namun aksen terbentuk dengan sendirinya karena perbedaan lingkungan dan kultur pada masa tertentu. Ada aksen yang dibentuk dalam lingkungan kerajaan, ada yang bahasa inggris tersebar di lingkungan masyarakat kelas bawah sehingga aksennya cenderung keras. Paling tidak, ada sepuluh aksen bahasa inggris yang tersebar di wilayah Inggris, Eropa, Amerika, karena berdasarkan sejarah, bahasa inggris cukup memiliki kekerabatan dengan bahasa-bahasa di Eropa khususnya bahasa Prancis. Karena sekali lagi, jaman dahulu bahasa disebarkan (biasanya) oleh para penjajah atau hasil-hasil peperangan. Dengan proses sedemikian rupa, jadilah bahasa inggris tersebar luas baik di Britania, Eropa, Benua Amerika, bahkan sebagian Asia. Sepuluh aksen yang mungkin pernah kamu kenal yaitu:

1. Bahasa Inggris Kanada (Canadian English Accent)

2. Bahasa Inggris Australia (Australian English Accent)

3. Bahasa Inggris Amerika Selatan (Southern US Accent)

4. Bahasa Inggris Amerika (American English Accent)

5. Bahasa Inggris Irlandia (Irish English Accent)

6. Bahasa Inggris di Timur London (Cockney English Accent)

7. Bahasa Inggris Liverpool (Liverpudlian English Accent)

8. Bahasa Inggris Skotlandia (Scottish English Accent)

9. Bahasa Inggris Wales (Welsh English Accent)

10. Bahasa Inggris Cornwall (Cornish English Accent)

Di luar kesepuluh aksen tersebut yang memiliki perbedaan logat atau tata bahasa inggris, masih ada lagi aksen-aksen yang lebih mengarah pada gaya bicara karena kebiasaan kultur budaya bahasa asli yang sulit dihilangkan. Misalnya, orang-orang dari Korea, Jepang, India, Singapore, Thailand, Cina, bahkan Indonesia yang memiliki bahasa lokal masing-masing tidak jarang memiliki kesulitan berbicara bahasa inggris seperti native speaker. Namun, perbedaan mereka dengan kesepuluh aksen tadi, tidak ada pengkhususan gaya bahasa tersendiri, karena murni hanya masalah lidah. Contoh sederhana, banyak orang jawa asli yang kesulitan menyebut kata “the” dan malah berbunyi “nde”

Masalah lidah tidaklah terlalu masalah asalkan tata bahasa tetap mengikuti aturan bahasa inggris internasional. Karena pronunciation bisa dilatih dengan cara latihan bicara dan latihan mendengar percakapan native speaker. Nah, masalah berikutnya adalah, bagaimana kita beradaptasi dengan banyaknya aksen di dunia ini? Yang mana yang harus kami ikuti? Untuk poin yang satu ini, perlu kamu ketahui bahwa ada dua versi aksen yang menjadi para english user. Yap, apa lagi kalau bukan American English (AmE) dan British English (BrE).  Kedua aksen ini merupakan gaya sangat sering dipakai. Tapi sebaiknya kamu hanya menggunakan salah satunya saja ya, khususnya bagi yang akan mengikuti ujian bahasa inggris seperti ICGSE, TOEFL, TOEIC, atau IELTS. Tidak masalah kamu mengikuti ujian tersebut dengan salah satu accent, namun tetap harus konsisten (tidak mencampur keduanya).

American vs. British

Hal selanjutnya yang penting untuk diketahui adalah perbedaan kedua aksen tersebut. Sehingga, kalau suatu hari kamu pergi ke London, kamu bisa menyesuaikan diri dengan cepat karena telah terbiasa dengan english versi Amerika. Nah, apa saja perbedaan keduanya? Let’s check it out…

1. Pelafalan (Pronunciation)

Huruf tertentu seperti R, T, U, O H memiliki perbedaan antara american dan British. Orang-orang inggris  biasa menyebut ARE dengan A’ (menghilangkan huruf R), sedangkan di Amerika, mereka menyebutnya ar. Contoh lainnya yaitu huruf O. British English mengucapkan O dengan diakhiri U yang agak panjang, sehingga kalau ditulis menjadi ouu. Inilah yang sedikit membedakannya dengan American English, mereka membunyikan O hanya dengan sedikit u, dituliskan menjadi ou.

2. Number (Angka)

1.000.000 di indonesia disebut satu juta, ditambah tiga angka nol lagi, maka disebut satu miliar. Lalu bagaimana dengan American english? satu juta = One Million, sedangkan satu miliar = One Billion. Ada lagi sedikit perbedaan dengan British English, dimana satu juta = One Billion, dan satu miliar = One milliard. Wah, cukup menarik ya, untuk yang satu ini kamu perlu hati-hati menyebutkan bilangan-bilangan tersebut.

3. Grammar (Tata Bahasa)

Poin utama perbedaan kedua aksen tersebut adalah pada tiga time signal berikut: Yet, Already, dan Just yang ketiganya sama-sama menunjukkan aktivitas yang sudah dilakukan. Dalam British English, tiga time signal tersebut hanya diperbolehkan untuk perfect tense, sedangkan pada American English, kata-kata tersebut bisa dipakai untuk simple past dan perfect tense.
BrE  >> I have already eaten / saya sudah makan

AmE >> She hasn’t finished her work yet / dia belum selesai mengerjakan tugasnya

AmE >> They already got mail from Mr. Andy / mereka sudah mendapat surat dari Mr. Andy

4. Vocabulary (Kosa Kata)

Di antara American English dan British, terdapat banyak sekali pemilihan kosa kata yang digunakan. Kadang, hal tersebut akan menimbulkan misunderstanding (kesalahpahaman) bagi yang tidak mengerti perbedaan vocab antara BrE dan AmE. Apa saja perbedaan vocab tersebut?

British English American English
Dialogue Dialog
Epilogue Epilog
Envelope Envelop
Pavement Sidewalk
Aeroplane Airplane
Opposite Across The Street
Centre Center
Litre Liter
Defence Defense
Offence Offense
Analyse Analyze
Catalyse Catalyze
Car Park Parking Lot
The Cinema The Movies
Flat Apartement
Fully Booked Booked Up
Autumn Fall
Chips French Fries
Petrol Station Gas Station

Artikel lain yang bikin kamu tambah pede berbahasa inggris: Jago Bahasa Inggris Meningkatkan Level Kegantengan/ Kecantikan Seseorang

Itu dia penjelasan lengkap tentang Aksen dalam Bahasa Inggris. So, mau ikut yang mana nih? American atau British? yang lebih penting dari itu adalah, tetep belajar bahasa inggris. everywhere and everytime ^_^

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

Berikan komentar

comments

 
 

More Posts in Belajar bahasa Inggris

 
 

Share this Post



 
 
 

9 Comments

 
 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *