Untuk Konsultasi dan Informasi Pendaftaran :(0354) 396 561
 

Bahasa Inggris: Tren atau Kebutuhan?

bahasa inggris tren atau kebutuhan

Bahasa Inggris: Tren atau Kebutuhan? – Ribuan orang memadati salah satu education fair di dua kota besar di Indonesia, Jakarta dan Surabaya. Edufair berstandar Internasional memang menjadi magnet bagi anak-anak muda, khususnya mahasiswa S1 yang hendak melanjutkan kuliah ke luar negeri. Namun banyak juga di antara mereka yang mengalami kesulitan, salah satunya adalah bahasa inggris yang dibuktikan dengan sertifikat TOEFL dan atau IELTS. Sehingga akhirnya, mereka berlomba-lomba menimba ilmu bahasa inggris di tempat-tempat kursus. Maka wajar saja kalau di Kampung Inggris Pare, kampung yang dikenal sebagai pusat belajar bahasa inggris kian hari makin ramai saja.

Bahasa inggris akhir-akhir ini memang semakin mendunia. Kalau kita lihat sekilas social media, banyak sekali netizen yang update status atau menulis blognya dalam bahasa inggris. Terlepas dari betul atau tidak secara grammatikal, bisa diakui bahwa mereka yang menlis status dalam bahasa inggris terlihat selangkah lebih keren. Hm, bagaimana menurut mu. apakah bahasa inggris sebuah tren, atau kebutuhan?

Tren Bahasa Inggris di Indonesia

Berkaca dari sejarah, Indonesia sudah melewati berbagai pengaruh bahasa sejak penjajahan Belanda, Jepang, hingga jaman kemerdakaan. Pada era setelah kemerdekaan barulah bahasa inggris diajarkan di sekolah-sekolah sebagai bahasa asing. Bahasa asing bagi suatu negara merupakan bahasa yang tidak digunakan oleh negara tersebut, namun tetap diajarkan sebagai bentuk ilmu pengetahuan. Sedangkan seperti Singapura, bahasa inggris bukan dijadikan bahasa asing melainkan bahasa kedua (bahasa yang digunakan setelah bahasa ibu). Nah, bahasa inggris di Indonesia sejak tahun 1967 semakin berkembang. Apalagi mencapai puncaknya pada tahun 2016 ini, dimana Indonesia menjadi salah satu negara MEA (Masyarakat Ekonomi Asean) yang konon katanya, kalau mau sukses bersaing dengan negara tetangga kita wajib bisa menguasai bahasa inggris.

Terlepas dari kebutuhan akan MEA, bahasa inggris di Indonesia menjadi sangat nge-tren apalagi di kalangan para cendekia dan anak-anak borjuis. Terlebih lagi artis-artis Indonesia yang juga memberi teladan mampu berbahasa inggris dan bisa go internasional, semakin membuat bahsa inggris digunakan di mana-mana. Salah atau benar, pokoknya gunakan bahasa inggris di facebook, twitter, instagram, blog, dan lainnya. Ditambah lagi dengan masuknya produk-produk berbahasa inggris ke Indonesia. Wah, lengkap sudah tren bahasa inggris di negara ini.

Namun, meskipun bahasa inggris menjadi tren di Indonesia, bukan berarti kita menjadi pengikut membabi buta. Artinya, belajar lah bahasa inggris karena tidak ada salahnya. Pasti suatu saat dibutuhkan, paling tidak saat kamu update status di instagram, tidak malu-maluin karena kamu sudah bisa menulis dengan grammar yang benar. Jadi, tren bahasa inggris ini wajib diikuti dengan kemampuan bahasa inggris.

Kebutuhan Akan Bahasa Inggris

Melihat ulasan tren bahasa inggris di atas, sudah tidak diragukan lagi betapa pentingnya belajar bahasa inggris. Bahkan, dari yang awalnya iseng-iseng menulis blog tentang jalan-jalan keliling Indonesia menggunakan bahasa inggris, siapa tau suatu hari ada bule (turis asing) yang mengontak kamu secara personal untuk diminta menjadi tour guide. Who knows. Nah, kira-kira, apa saja ya manfaat bahasa inggris yang paling urgent untuk saat ini?

1. Kuliah 

Kuliah di Indonesia saat ini sudah mulai mempraktikkan mata ujian bahasa inggris. Pun ketika kamu akan lulus dari kampus, sebagian besar universitas di Indonesia mewajibkan mahasiswanya memiliki sertifikat TOEFL atau TOEIC sebagai salah satu syarat sidang skripsi. Apalagi bagi kamu yang kuliah S2 atau S3 di Indonesia, untuk mendaftar saja kamu perlu melampirkan surat kemampuan bahasa. Nah, bagaimana dengan kuliah di luar negeri? Tentu saja butuh usaha lebih tinggi dari kuliah di Indonesia, karena di luar negeri kamu membutuhkan skill berbahasa inggris untuk kuliah dan kehidupan sehari-hari. Standar tes TOEFL dan IELTSnya pun lebih tinggi dari Indonesia.

Mau kuliah ke Amerika, Eropa atau Australia? baca ini: Kuliah ke Luar Negeri? Siapkan dulu Englishmu di Kampung Inggris

2. Bekerja di Perusahaan Internasional

Sudah tidak diragukan lagi, bekerja di perusahaan asing atau perusahaan internasional membutuhkan bahasa inggris. Mulai dari job vacancy (pengumuman lowongan kerjanya) saja menggunakan bahasa inggris. Tentu wawancaranya pun berbahasa inggris. Belum lagi selama bekerja di perusahaan tersebut, pasti akan ada banyak pegawai asing juga yang menggunakan bahasa inggris. Bukan hanya perusahaan internasional, bahkan institusi pemerintahan Indonesia pun mensyaratkan kemampuan bahasa inggris untuk PNS. di beberapa perusahaan Indonesia juga mulai menerapkan one day english day selama bekerja.

3. Wirausaha

Melihat peluang MEA, para pebisnis di Indonesia harus memutar otak bagaimana produknya bisa mencapai jangkauan ASEAN. Untuk itu, mau tidak mau kita harus bisa berbahasa inggris. Bahkan, mereka yang melakukan bisnis secara online seperti web developer atau internet marketing consultant tidak jarang mendapatkan client dari luar Indonesia, dan bahasa pengantar mereka adalah bahasa inggris.

4. Menjadi Guru bagi Anak-anak Sendiri

Bisakah kamu membayangkan Indonesia 10 hingga 20 tahun lagi? Bagaimana kemajuan Indonesia ketika anak-anak yang baru lahir saat ini mejadi dewasa? Mungkin di generasi mereka kelak, Indonesia sudah mulai menyaingi Amerika dan China. Oleh karena itu sejak dini, para ibu dan bapak sebaiknya mulai mengajarkan bahasa inggris pada anak, paling tidak sejak usia 2 tahun. Sehingga mereka lebih mampu menyerap pelajaran bahasa inggris dengan baik dan tidak mudah lupa hingga dewasa.

Nah, bagaimana, semoga artikel Bahasa Inggris: Tren atau Kebutuhan ini bisa membuka wawasan dan pandangan kamu bahwa bahasa inggris itu penting untuk dipelajari, apalagi kalau kita melihat peluang Indonesia di masa depan ^_^

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

Berikan komentar

comments

 
 

More Posts in Belajar bahasa Inggris

 
 

Share this Post



 
 
 

11 Comments

 
 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *