Untuk Konsultasi dan Informasi Pendaftaran :(0354) 396 561
 

Budaya Ngobrol Bahasa Inggris di Pare Kampung Inggris

ngobrol inggris di kampung inggris

Budaya Ngobrol Bahasa Inggris di Pare Kampung Inggris – Banyak orang mengira bahwa Kampung Inggris merupakan desa khusus bule yang asli penutur bahasa inggris. Ada juga yang membayangkan bahwa kampung inggris yang terletak di Kediri ini merupakan satu komplek desa yang isinya orang-orang wajib berbahasa inggris. Kampung inggris Kediri memang ramai dibicarakan khalayak ramai karena namanya yang unik dan menimbulkan bayak pertanyaan seperti “kampung inggris? isinya semua orang Amerika kali ya?”. Bahkan, banyak juga yang mencari kampung inggris pare di google untuk menjawab pertanyaan tersebut.

Well, ternyata kampung inggris hanyalah julukan yang mulai ramai dari mulut ke mulut sejak tiga puluhan tahun yang lalu. Dan nama kampung inggris sendiri baru saja “meledak” pada era 90-an. Maklum, sejak jaman 70-an bahasa inggris masih asing di mata masyarakat Indonesia, khusunya di desa-desa. Tapi saat sekarang ini, bahasa inggris sudah seperti kebutuhan dan tren untuk dipelajari. Oleh karena itu kampung unik ini semakin hari semakin dipenuhi oleh pelajar dari berbagai daerah di Indonesia. Lembaga kursus yang ada di kampung inggris pun semakin banyak. Hingga saat ini, ada lebih dari 150 lembaga kursus yang siap membantu kamu jago berbahasa inggris. Kamu bisa temukan sejarah lengkapnya di: Gambaran Umum dan Sejarah Kampung Inggris

Kampung Inggris Kediri dikenal sebagai tempat belajar yang intensif. Banyak Alumni Kampung Inggris yang bercerita bahwa selama belajar disini, mereka lebih cepat bisa memahami grammar, bisa menulis inggris, dan conversation dalam bahasa inggris. Hal ini mungkin karena pembelajaran yang ada di kampung inggris menggunakan sistem intensif, artinya para pelajar sangat disarankan untuk tinggal di camp atau kosan di kampung inggris selama mengikuti program agar para siswa bisa melewati proses pembiasaan diri dengan bahasa ingrgis. Salah satu contoh lembaga yang menyediakan paket belajar intensif yaitu LC Kampung Inggris. Di Lembaga ini, kamu bisa mendapatkan paket materi lengkap dari vocab, grammar, pronounciation sampai speaking ditambah camp dengan program pagi, program malam, dan english area. Dengan adanya lembaga semacam ini, khususnya bagi kamu yang baru pertama kali datang ke Pare kampung inggris pasti akan merasa lebih simpel, karena materi sudah lengkap dan kamu bisa langsung masuk camp setelah menyelesaikan proses pendaftaran dan administrasi.

Alasan lain mengapa kampung inggris menjadi tempat favorit untuk belajar inggris adalah karena adanya atmosfer yang serba inggris. Bagaimana tidak, di kelas kamu mendapat materi bahasa inggris, di camp juga ada english area, dan di jalan atau tempat umum juga banyak orang menggunakan bahasa inggris. Bahkan, pedagang kaki lima sekalipun ikut terbawa atmosfer tersebut dan lancar berbahasa inggris. Atmosfer serba inggris ini sudah terbangun di kampung inggris yang unik ini sejak belasan tahun yang lalu. So, wajar saja kalau kamu yang baru pertama datang ke kampung inggris, pasti akan sangat tertarik untuk belajar disini.

Budaya Unik Ngobrol Inggris di Kampung Inggris

Kalau melihat para pelajar kampung inggris cas cis cus di mana-mana, mungkin kamu akan bertanya-tanya “Kok bisa ya? ngomong inggris lancar begitu?”. Nah, kira-kira dari mana kah asal budaya ngobrol inggris itu berasal?

1. Kebiasaan di Kelas dan Camp

Saat mengikuti program kursus di kampung inggris, kamu akan mendapatkan berbagai materi bahasa inggris di kelas. Sepulang dari kelas, kamu bakal bertemu lagi dengan bahasa inggris di camp atau kosan. Apalagi kalau camp yang kamu tempati full english area 24 jam. Selain itu, para siswa juga terbiasa mendiskusikan materi bahasa inggris di dalam camp. Nah, kebiasaan yang rutin setiap hari dilakukan ini terbawa ke luar bahkan ke tempat umum. Alhasil, kamu akan terbiasa cas cis cus ngomong inggris sehari-hari dengan teman bahkan saat membeli makan di warung.

2. Bahasa Inggris Menjadi tren di Kampung Inggris

Namanya juga kampung inggris, pastinya bahasa inggris adalah primadonoa disini. Kemana kamu pergi, kamu akan melihat bahasa inggris entah melalui percakapan maupun tulisan di banner, baliho, flyer, warung, warnet, dan lain-lain. Ngobrol dengan bahasa inggris bukan lagi kewajiban yang berat, tapi sudah menjadi tren. Seperti yang kita tahu, kalau semua sudah jadi tren, orang-orang akan malu kalau tidak mengikuti tren tersebut. Nah, sama halnya dengan bahasa inggris di kampung ini. Para siswa jadi berlomba-lomba mengikuti tren inggris ini.

3. Mumpung di Kampung Inggris

Aji mumpung. Ya, ini istilah yang menarik di kampung inggris. Mumpung lagi di kampung inggris, tidak akan ada orang yang mengejek kamu saat kamu bicara bahasa inggris. Kalau sudah di rumah mungkin kamu akan tampak aneh di tengah masyarakat umum, karena kamu tidak punya partner ngobrol menggunakan bahasa inggris. Saat kamu salah dalam conversation, ada teman-teman di sini yang siap mengoreksi kamu. So, mumpung lagi di kampung inggris, bicara saja bahasa inggris sepuasnya ^_^

4. Asik Berbahasa Inggris

Setelah menjadi kebiasaan, kebanyakan siswa yang belajar di kampung inggris Pare merasa bahwa bicara bahasa inggris bukan lagi sebuah kewajiban yang sulit dipraktikkan, tapi bahasa inggris menjadi asik. Ibarat menjadi setengah bahasa pengantar di kampung inggris, bahasa inggris menjadi sangat biasa di sini. Mereka yang ngobrol di tempat umum dengan bahasa inggris menjadi kelihatan lebih keren dari biasanya.

Budaya ngobrol inggris di kampung inggris bukan hanya sekadar untuk seru-seruan tapi juga sebagai sarana belajar bahasa inggris. Pertama, kamu dan teman-teman bisa saling koreksi kalau ada keslahan saat conversation. Kedua, dengan membiasakan diri ngomong inggris, kamu akan lebih cepat bisa. Karena praktek langsung adalah cara efektif belajar bahasa inggris.

Tertarik untuk ikut belajar di kampung inggris Pare? langsung saja lakukan pendaftaran, dan ikuti keseruan belajar ala kampung inggris. See you ^_^

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

Berikan komentar

comments

 
 

Share this Post



 
 
 

6 Comments

 
 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *