Untuk Konsultasi dan Informasi Pendaftaran :(0354) 396 561
 

I Used to vs. I’m Used to

I used to vs. I'm used to

I Used to vs. I’m Used to – antara kedua kalimat tersebut, memang sangat mudah membuat kita bingung. I used to dan I’m used to memang mirip, namun arti, penggunaan dan rumus nya sangat berbeda. So, berhati-hati dengan dua kalimat tersebut. Yuk kita simak ulasan berikut ini tentang used to dan be used to.

I used to

Atau biasa kita sebut dengan “used to”, karena subjek bisa diganti dengan apapun. USED TO memberikan dua makna: pertama, suatu fakta atau aktivitas yang biasa dilakukan dan terjadi di masa lampau. kedua, aktivitas atau fakta tersebut tidak lagi dilakukan atau tidak lagi benar di masa sekarang. Misalnya, jaman dulu harga es teh hanya 500 rupiah tapi sekarang sudah tidak lagi, mungkin harganya menjadi 2.000 atau 5.000 rupiah. Nah, kita bisa menggunakan used to untuk kenyataan tersebut: “this ice tea used to be RP 500 in price

Nah, sekarang mari kita lihat rumus membuat kalimat dengan used to. S + USED TO + V1

Pastikan setelah used to adalah infinitive atau verb pertama. Contoh:

  • I used to drink cofee / dulu saya suka minum kopi (tapi sekarang sudah tidak lagi)
  • The house used to be taken care by its owner / rumah itu biasanya dirawat oleh pemiliknya (tapi sekarang tidak lagi)
  • My mom used to buy me some stationery when she was on vacation / Ibu saya biasanya membelikan saya alat tulis saat ia sedang bepergian
  • Tiara used to live in Surabaya / Dulu tiara tinggal di Surabaya
  • I didn’t use to greet someone I met / Dulu saya tidak biasa menyapa orang yang saya temui (sekarang menyapa orang-orang)
  • Did she use to cook the classy food? it tastes like the food from five-star hotel / apakah dia terbiasa memasak makanan berkelas? ini rasanya seperti makanan hotel bintang lima

I am used to

Kita juga menyebutnya dengan BE USED TO, karena subjek dan to be bisa berubah-ubah. Be used to digunakan untuk menunjukkan bahwa suatu kejadian atau fakta yang disebutkan bukanlah merupakan hal baru atau asing. Kita biasa melakukannya hingga saat ini. Misalnya, saya biasa pergi ke sekolah naik sepeda. Itu bukanlah sesuatu yang baru, dan hingga saat ini saya masih naik sepeda ke sekolah. Kita bisa menggunakan be used to: “I am used to going to school by riding bicycle”

Rumus penggunaan be used to yaitu: S + TO BE + USED TO + V-ing / noun

Perlu diingat bahwa be used to selalu diikuti noun atau gerund (V-ing). Contoh:

  • I am used to the rain / saya sudah terbiasa dengan hujan
  • Dave is used to driving for long hours. He is the best driver I know / Dave sudah biasa menyetir berjam-jam. Dia adalah sopir terbaik yang saya tau
  • The supporters are used to watching the match even on sunny and rainy day / Para suporter terbiasa menonton pertandingan di saat terik dan hujan
  • I’m not used to eating alone. I usually eat with my family. Saya tidak biasa tinggal sendirian, saya selalu tinggal bersama keluarga.
  • It took me a while, but I’m finally used to using this new software / Ini memakan waktu yang lama, tapi akhirnya aku bisa menggunakan perangkat lunak terbaru ini
  • He said that he was used to long hours the traffic jam / Dia bilang bahwa dia terbiasa dengan kemacetan panjang

Nah, sahabat kampung inggris, itu dia perbedaan antara I used to dengan I am used to. Udah gak bingung kan sekarang, so kamu bisa mulai latihan menulis atau speaking menggunakan dua forom tersebut. Ganbatte!

Eit, jangan lewatkan juga ulasan confusing word lainnya yang penting untuk disimak: Beside vs. Besides

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

Berikan komentar

comments

 
 

More Posts in Belajar bahasa Inggris

 
 

Share this Post



 
 
 
 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *