Untuk Konsultasi dan Informasi Pendaftaran :(0354) 396 561
 

My Spirit in the End of the Road, Short Movie A Class 25 Mei 2016 LC Kampung Inggris Pare

kampung inggris short movie

Selalu banyak cara untuk membuat suasana belajar jadi menyenangkan. Bukan hanya belajar tapi membuat ujian menjadi menyenangkan juga tidaklah menjadi hal yang sulit bagi para tutor LC Kampung Inggris Pare. Salah satu bentuk ujian yang menyenangkan ini adalah memberikan ujian speaking dalam bentuk short movie. Short movie ini dipilih menjadi salah satu bentuk ujian karena disamping menyenangkan tapi juga bisa mengembangkan kreatifitas setiap member ketika proses pembuatannya. Mulai dari mencari tema cerita, dialog dan juga tempat-tempat pembuatan short movie akan sangat membuat mereka merasakan hal yang berbeda dibandingkan dengan menjalani ujian speaking dikelas seperti biasanya. Jika sebelumnya kita sudah pernah membahas mengenai short movie dari member periode 25 Maret 2016, sekarang yuk mari kita membahas jalan cerita dari short movie yang dibuat oleh member kelas A periode 25 Mei 2016 dengan judul yang di ambil My Spirit in the End of the Road. Seperti apa keseruannya? Yuk check this out.

Suatu hari Maruli yang sedang duduk santai melihat teman-temannya yaitu Lisa, Sena dan Jahe bersepeda dan dia pun langsung memanggil Ibunya untuk menyampaikan keinginannya memiliki sepeda agar bisa bermain bersama teman-temannya tersebut. Pucuk dicinta ulampun tiba, keinginannya tersebut disetujui oleh Ibunya bukan hanya itu saja tapi Ibunya pun memberitahukan kepada maruli untuk ikut kopetisi bersepada yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini. Maruli pun sangat antusias meskipun Ibunya hanya memberikannya sepeda berupa sepeda sewa dari Ricky. Tidak menunggu lama Maruli pun pergi ke tempat persewaan sepeda milik Ricky dan memilih sepeda yang diinginkannya.

Setelah mendapatkan sepeda yang diinginkannya Maruli kembali kerumah untuk segera berlatih mengendarai sepeda yang memang sebenarnya dia belum bisa mengendarainya. Saat Maruli sedang asik berlatih dengan jatuh bangun Sena, Jahe dan Lisa datang menghampirinya.  Sena dan Jahe yang juga akan mengikuti kompetisi bersepeda merasa bahwa Maruli bukanlah lawan yang sepadan sehingga mereka menyepelekan Maruli dan terus membullynya. Tapi tidak dengan Lisa, melihat Maruli mendapatkan perlakuan yang kasar dia merasa iba dan mengajaknya ketempat Pamannya yang merupakan mantan atlet bersepeda untuk mendapatkan cara berlatih yang baik dan benar.

Merekapun segera mendatangi Paman Lisa untuk berbincang dan mendapatkan arahan. Setelah mengetahui cara berlatih yang baik dan benar Maruli semakin antusias dan bersemangat untuk mengalahkan Jahe dan Sena dalam kompetisi sepeda yang akan diikutinya. Dia berlatih dengan keras untuk bisa mengendarai sepeda dan juga bisa mendapatkan gelar juara yang sangat ingin dipersembahkan untuk Ibunya. Hari dimana kompetisi dilaksanakanpun sudah semakin dekat, Maruli tidak mengenal lelah untuk berlatih sampai akhirnya tibalah hari dimana kompetisi akan dilaksanakan.

Pada hari yang ditunggu-tunggu ini Jahe dan Sena masih saja terlihat sama, tetap meremehkan kemampuan Maruli. Balapan sepeda pun dimulai, Jahe dan Sena terlihat sedikit kaget dengan skill yang dimiliki oleh Maruli saat ini. Perkembangannya sangat pesat dari tidak bisa mengendarai sepeda dan saat ini maruli bisa mengendarai sepeda dengan sangat lihai. Pertarungan Jahe, Sena, dan Maruli berjalan dengan sangat seru. Mereka saling salip menyalip satu sama lain, bergantian memimpin satu sama lain. Ketika sudah hampir sampai digaris finish Jahe dan Sena yang posisinya berada di depan Maruli merencanakan untuk berbuat curang dengan menjatuhkan Maruli, tetapi Maruli berhasil menghindar sehingga dia tidak jatuh dan justru melesat memimpin pertandingan ini. Garis finish pun semakin dekat, Jahe dan Sena yang tidak ingin kalah pun mengejar dengan cepat dan semakin mendekat kepada Maruli. Tapi sungguh sayang kecurangan yang mereka lakukan justru memposisikan mereka dalam jurang kekalahan. Maruli semakin dekat dengan garis finish dan akhirnya memenangkan kompetisi ini. Para penontonpun bersorak gembira pada saat Maruli mencapai garis finish.

Mau tahu keseruan cerita ini dengan lebih jelas? Seperti apa sih para pemeran yang ada dalam short movie ini? Kalian bisa menonton short movie ini pada di bawah ini ^^.

Seru bukan short movie yang dibuat oleh para member dari kelas A periode 25 Mei ini. Bukan hanya seru lo pada short movie ini mereka juga menyampaikan banyak pesan moral. Siapa yang mau berusaha dengan keras maka akan mendapatkan hasil yang manis, dan siapa yang memandang orang sebelah mata dia akan mendapatkan hasil yang pahit. Jadi jangan sampai kalian menjadi orang yang gampang memandang rendah kepada orang lain ya, karena kalian tidak akan pernah tau seberapa besar kemampuan sesorang tersebut.
Sekian dulu ya guys ulasan mengenai My Spirit in the End of the Road, Short Movie A Class 25 Mei 2016, semoga kalian suka ya guys. Hem, mau merasakan sensasi membuat short movie di Kampung Inggris? Yuk datang dan belajar bersama kami di LC Kampung Inggris Pare. See you guys ^^.
facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

Berikan komentar

comments

 
 

Share this Post



 
 
 

1 Comment

 
 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *