Untuk Konsultasi dan Informasi Pendaftaran :(0354) 396 561
 

The power of Comma

the power of comma

The power of Comma – Koma merupakan salah satu tanda baca yang penting dalam bahasa inggris -maupun bahasa lainnya- Dalam beberapa kalimat, salah menempatkan tanda koma bisa membuat artinya berbeda. Coba lihat yang satu ini:

Let’s eat grandpa! [without comma – ayo makan kakek! secara langsung mengajak kita memakan (memangsa) kakek]

Lets eat, grandpa! [with comma – ayo makan, kakek! mengajak kakek untuk makan bersama]

Nah, bisa lihat perbedaan kalimat di atas? Hiii serem ya masa kakek sendiri mau dimakan. See that! penempatan tanda koma yang tepat, bisa menyelamatkan satu nyawa manusia ^_^

Berikut ini ada 3  contoh kalimat lainnya yang membuktikan the power of comma [kekuatan koma], bahwa dengan koma atau tanpa koma, bisa merubah seluruh arti kalimat. Let’s see…

1. After two hours at the bar, Jones said Smith was too drunk to drive, and Smith insisted that Jones take him home.

Kalimat di atas kurang tepat ya guys. Mari kita cek detilnya: jika diuraikan lebih lanjut, maksud kalimat “two hours after Jones and Smith arrived at a bar, Jones made the statement (to Smith?) that Smith was too drunk to drive, and Smith insisted that Jones take him home.”adalah “setelah dua jam di Bar, Jones bilang ke smith bahwa smith terlalu mabuk untuk mengendarai mobil, dan Smith meminta jones untuk mengantarkannya pulang”. Pada kalimat di atas, seakan-akan jones mengatakan statement itu malam hari saat mereka ada di bar. Bandingkan dengan penambahan koma setelah “Jones said”, sehingga  menjadi:

“After two hours at the bar, Jones said, Smith was too drunk to drive, and Smith insisted that Jones take him home.”

Pada kalimat kedua ini, jones tampak membuat pernyataan tersebut setelah mereka pergi dari bar, entah besok atau setelahnya dan bukan malam hari saat mereka di bar. Jadi, jangan lupa gunakan koma untuk kalimat yang mengandung unsur reported speech ya.

2. Smith admitted that he knew about the design side, but he didn’t know a whole heck of a lot about the manufacturing side.

Dalam kalimat di atas, menunjukkan bahwa Smith mengetahui tentang cara design, tapi dia benar-benar tidak tau dan tidak peduli dengan pengetahuan tentang pabrik / produksi. padahal, bisa jadi maksud smith adalah, dia tau cara design dan pabrik namun lebih banyak mengerti design. Untuk itu, kita perlu menghilangkan koma sebelum kata but. Sehingga kalimatnya menjadi:

“He admitted that he knew about the design side but he didn’t know a whole heck of a lot about the manufacturing side.”

3. This is the final known image of actor Robin Williams posing with a fan.

Kalimat di atas merupakan sebuah contoh caption foto Williams. Dan orang-orang bisa jadi mengartikan kalimat di atas dalam berbagia versi (ambigu), yaitu: pertama, Ini adalah kali terakhir Robin Williams berfoto dengan orang tersebut (a fan) sebelum Williams meninggal. Penekanannya adalah, orang tersebut (a fan) menjadi penting. Kedua, ini hanyalah foto terakhir Robbi Williams sebelum ia meninggal dunia (foto dengan orang tersebut hanya kebetulan saja, tdak penting).

Secara logika, sepertinya tidak mungkin caption untuk Robie Williams dikhususkan untuk seseorang fan yang tidak terkenal. Kecuali foto dan caption tersebut memang dibuat oleh orang tersebut (dan seharusnya tidak usah menggunakan a fan namun langsung menyebut namanya). Jika maksud caption tersebut adalah untuk menunjukkan kondisi kedua, maka ada baiknya frasa “posing with a fan” dijadikan dependent clause, sehingga menjadi:

“This is the final known image of actor Robin Williams, posing with a fan.”

Demikian tiga contoh kalimat yang bisa menunjukkan The power of Comma. Semoga bermanfaat untuk sahabat Kampung Inggris ^_^

Baca juga: Tanda Baca dalam Bahasa Inggris

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

Berikan komentar

comments

 
 

More Posts in Belajar bahasa Inggris

 
 

Share this Post



 
 
 
 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *